Posted on


ILUSTRASI. Sepeda motor listrik milik SELISdipamerkan dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE-BSD, Banten, Sabtu (6/8/2018). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

LINDAVIDALA.COM – JAKARTA. PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) yakin prospek industri kendaraan listrik, baik motor maupun sepeda listrik, di Indonesia positif sepanjang tahun ini. Untuk memaksimalkan penjualan produk, SLIS berupaya mengembangkan cabang-cabang distribusi di sejumlah daerah.

Corporate Secretary SLIS Priscilla Jane Halim menyampaikan, melalui anak usahanya yaitu PT Juara Bike, saat ini SLIS telah dan akan terus mengembangkan bisnis direct to customer yang diwujudkan dengan pembentukan Selis Centre. Sampai saat ini, sudah terdapat 38 cabang Selis Centre yang tersebar di berbagai kota besar Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera.

Ambil contoh, terdapat Selis Center dengan nama PT Selis Kelapa Gading, PT Selis Senayan, PT Sepeda Listrik Bandung, PT Sepeda Listrik Palembang, PT Sepeda Listrik Yogyakarta, PT Sepeda Listrik Semarang, PT Sepeda Listrik Bali, dan sebagainya. “Selis Centre ini akan terus berkembang sebanyak 500 cabang hingga tahun 2022 agar lebih mudah dijangkau oleh seluruh elemen masyarakat,” tutur dia, Jumat (5/3).

Baca Juga: Pan Brothers (PBRX) produksi reusable masker yang diklaim setara N95

Priscilla juga menyebut, Manajemen SLIS belum memiliki rencana untuk menggelontorkan capital expenditure (capex) atau belanja modal untuk penambahan kapasitas pabrik atau rencana pembelian lainnya. Hal ini disebabkan pihak SLIS lebih fokus terhadap penjualan dan pengembangan inovasi produk kendaraan listrik.

Kapasitas pabrik kendaraan listrik SLIS sendiri hingga Oktober 2020 lalu mencapai 20.000 unit per bulan. Sedangkan produksi kendaraan listrik perusahaan di tahun lalu berada di kisaran 63.000 unit.

Manajemen SLIS saat ini sedang melakukan pengembangan melalui kerja sama dengan Oyika, sebuah perusahaan asal Singapura, yang fokus dalam pembangunan infrastruktur penukaran baterai.

Dengan kerja sama tersebut, SLIS dapat hadir untuk menyediakan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) guna mendukung program Kementerian ESDM dalam pengembangan infrastruktur penunjang kendaraan listrik di Indonesia. Sayangnya, Priscilla belum bisa menguraikan jumlah SPBKLU yang dibangun SLIS bersama Oyika di Indonesia.

Baca Juga: Eastparc Hotel (EAST) bidik pendapatan hingga Rp 48 miliar pada tahun ini

“Secara sistem, Oyika akan menggabungkan baterai portable dengan SPBKLU dan aplikasi selulernya,” ujar Priscilla.

Inovasi pengembangan SPBKLU diharapkan membuat pengguna kendaraan listrik SLIS semakin dimudahkan dalam melakukan kegiatan operasional sehari-hari. Kehadiran SPBKLU dalam jumlah yang banyak juga diharapkan membuat masyarakat semakin tertarik menjadikan kendaraan listrik sebagai kendaraan utama mereka.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di LINDAVIDALA Store.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *