Posted on


ILUSTRASI. Perusahaan pembiayaan masih berhati-hati dan mempertimbangkan banyak hal dalam memberi DP 0%. Sebab, potensi risiko lebih besar dibandingkan pembiayaan dengan DP tertentu. (LINDAVIDALA/Carolus Agus Waluyo)

Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

LINDAVIDALA.COM –JAKARTA. Sederet insentif terus digelontorkan pemerintah demi mendorong industri otomotif yang terdampak pandemi Covid-19. Setelah Menteri Keuangan menerbitkan insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), kali ini giliran Bank Indonesia (BI) yang meluncurkan stimulus untuk menggenjot pembiayaan kendaraan bermotor di Tanah Air. 

Ya, pada akhir Februari 2021, BI telah menerbitkan ketentuan pelonggaran down payment (DP) alias uang muka untuk kredit kendaraan. Dan, mulai 1 Maret 2021, relaksasi DP 0% itu sudah bisa dimanfaatkan  masyarakat. Kebijakan ini berlaku sampai 31 Desember 2021.
              
Tentu, bukan tanpa alasan bank sentral merilis beleid  DP 0% atau LTV 100%. Resesi ekonomi menghantam Indonesia di sepanjang tahun 2020 akibat dampak pandemi Covid-19. Daya beli masyarakat pun terjun bebas. Tak pelak, nyaris seluruh industri di negeri ini bak bernapas di dalam lumpur. 

Ini Artikel Spesial

Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.

Login

ATAU



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *