Posted on


Berita Interview

Sabtu, 06 Maret 2021 | 10:07 WIB

ILUSTRASI. Wakil Direktur Utama PT Adaro Power, Dharma Djojonegoro.

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

LINDAVIDALA.COM – Penikmat musik tahun 1990-an mungkin masih ingat dengan lagu berjudul “Tanpa Senyummu” atau “Sekuntum Melati” yang dinyanyikan oleh Ananta. Ananta adalah nama panggung dari Dharma Djojonegoro yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Adaro Power.

Namun karier bermusik Dharma tidak bertahan lama. Pria kelahiran Jakarta, 13 November 1974 tersebut lebih tertarik dengan dunia bisnis.

Ini Artikel Spesial

Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.

Login

ATAU

Baca juga

  • Dharma Djojonegoro: Penyanyi Era 90-an yang Kini Berkarier di Pembangkit Listrik
    Interview Sabtu, 06 Maret 2021 | 10:07 WIB
  • Penambangan Ilegal Timah Kembali Marak, TINS Merugi Hingga Rp 10 Triliun
    Market Sabtu, 06 Maret 2021 | 09:02 WIB
  • Dari Gerai Kecil, Bisnis Donat Dimas Menggelinding hingga Sumatra
    Style Sabtu, 06 Maret 2021 | 08:40 WIB
  • Selisih Harga Jual dan Buyback Kian Melebar, Cuan Emas Batangan Makin Sulit Dikejar
    Market Sabtu, 06 Maret 2021 | 08:26 WIB
  • Baru Sepekan Ditawarkan, Penjualan SR014 Tembus Rp 5 Triliun, Kuponnya Memang Menarik
    Market Sabtu, 06 Maret 2021 | 08:13 WIB
  • Indonesia Siap Mencuil Ceruk Pasar Mobil Australia yang Mencapai 1,2 Juta Unit
    Bisnis Sabtu, 06 Maret 2021 | 08:02 WIB
  • Arah Pembangunan Jokowi dan SWF Bikin Pratama Widya (PTPW) Pasang Mode Ekspansif
    Bisnis Sabtu, 06 Maret 2021 | 07:45 WIB
  • Biasa Menuduh, Indonesia Balik Dituduh Dumping Besi Baja Oleh China
    Bisnis Sabtu, 06 Maret 2021 | 07:42 WIB
  • Garap Proyek SPAM Strategis Nasional, Adhi Karya Gandeng Korea Water
    Bisnis Sabtu, 06 Maret 2021 | 07:20 WIB
  • Indeks Saham Sektor Perdagangan Melejit, Penghuninya Banyak yang Kurang Likuid
    Market Sabtu, 06 Maret 2021 | 07:12 WIB

Berita Terbaru Interview

menaker-tidak-boleh-asal-potong-gaji-karyawan



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *